Setelah menyelesaikan pendidikannya sebagai dokter gigi di Bandung, kecintaan dan kerinduannya akan kota kelahirannya, membuat ia mengajukan permohonan agar ditugaskan di Bukittinggi, kota kelahirannya. Dan keinginannya pun terwujud. Dan ternyata ia tidak main-main. Kedatangannya kembali ke kota asalnya bukan hanya sekedar melepas rindu, atau sekedar kembali kepada keluarganya. Dia benar-benar punya tekat dan inisiatif, untuk membangun kampung halamannya.
Salah satunya adalah mengatasi masalah penanggulangan dan rehabilitasi pecandu narkoba di daerahnya. Sebelumnya banyak masyarakat yang menentang ide mulia beliau karena menurut mereka, para pecandu narkoba adalah hal yang tabu untuk dibicarakan. Padahal justru menurut ia, kalau hal tersebut ditutup-tutupi dan dibiarkan, akan menyebabkan perluasan dampak narkoba seperti penyebaran virus HIV dan AIDS. Perlahan-lahan, Salvi merintis Klinik Sehati yang didirikannya di Puskesmas Biaro. Di sini ia membuka konsultasi murah untuk kalangan remaja seperti masalah reproduksi dan narkoba. Juga menyelanggarakan kegiatan penanggulangan narkoba dan rehabilitasi dengan bekerja sama dengan berbagai pihak.
Tidak hanya disitu, dengan bermodalkan 3 juta rupiah, ia pun mendirikan Radio Sehati. di salah satu ruangan mungil di lingkungan Puskesmas Biaro untuk membagikan pengetahuan bagi masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan memberikan konsultasi mengenai hal yang berkaitan dengan kesehatan.
Sungguh merupakan sosok putri daerah yang sangat inspiratif. Mengerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk mengabdi pada tanah kelahiran. Tidak heran telah berhasil membawa Salvi berkali-kali terpilih menjadi dokter teladan baik di tingkat kabupaten, propinsi, hingga ke tingkat nasional.
Untuk profil lengkap Salvi Raini : KLIK DISINI!
Dukung Aisah Dahlan sebagai Sang Teladan Favorit dan dapatkan 1 Ipod Nano & 20 Tas Laptop di tiap periode. Klik http://www.sangteladan.com/pemenang.php
4vE1VD2W
4vE1VD2W
0 comments:
Post a Comment