Pasti kebanyakan orang tidak akan merasa senang jika diharuskan bekerja di tempat sangat terpencil, yang jauh dari fasilitas. Begitu pula yang dirasakan Eulis Rosmiati ketika ia yang belum lama menyelesaikan sekolah bidannya harus ditempatkan di Desa Ujung Genteng, di wilayah pesisir Jawa Barat. Pada awalnya ia hampir menyerah. Namun menyadari bahwa banyak warga yang membutuhkannya, timbul dalam hati Eulis, untuk mengabdikan diri sepenuhnya pada masyarakat Desa Ujung Genteng.
Dari situlah Eulis membuat program-program yang tentunya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan warganya. Antara lain,
o Seliber (seliter beras) yaitu pengumpulan beras bagi para warga yang bekerja sebagai petani, dengan cara mengumpulkan 2 sendok beras setiap harinya (pagi dan sore), sehingga setiap bulannya diperoleh 60 sendok beras yang setara dengan seliter beras.
o Meronce Kasih: program bagi para nelayan, dengan cara mengumpulkan sekilo ikan dengan kualitas paling rendah setiap pergi melaut.
o Arisan WC dan kredit WC, sehingga hingga kini hanya 5-10% saja warga di desanya yang tidak punya WC.
o Meronce Kasih: program bagi para nelayan, dengan cara mengumpulkan sekilo ikan dengan kualitas paling rendah setiap pergi melaut.
o Arisan WC dan kredit WC, sehingga hingga kini hanya 5-10% saja warga di desanya yang tidak punya WC.
o Arisan Ibu Bersalin, untuk mempersiapkan ibu ibu yang akan melahirkan
Dari inovasi-inovasi dan pikiran kritis yang ia tuangkan tersebut, banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Untuk profil lengkap Eulis Rosmiati : KLIK DISINI!
Dukung Eulis Rosmiati sebagai Sang Teladan Favorit dan dapatkan 1 Ipod Nano & 20 Tas Laptop di tiap periode. Klik http://www.sangteladan.com/pemenang.php
4vE1VD2W
0 comments:
Post a Comment